CahayaJiwa

Saturday, September 09, 2006

Persiapan Menyambut Ramadhan

Persiapan menyambut Ramadhan terkait dengan persiapan seluruh dimensi diri seorang beriman, yaitu dimensi ruhani, dimensi pemikiran dan dimensi fisik.

1. Pada dimensi ruhani, seorang beriman menyadari bahwa momentum Ramadhan adalah momentum khusus di mana Allah swt menyediakan lebih banyak kesempatan baginya untuk melakukan pensucian jiwa (tazkiyyatun nafs). Puasa adalah ibadah yg istimewa. Persiapan ruhaniah ini adalah bagaimana kita bergembira menyambut bulan suci ini..

2. Pada dimensi pemikiran momentum Ramadhan adalah waktu-waktu di mana seorang beriman melakukan penyegaran kualitas berpikir mereka, sehingga mereka memandang kehidupan dunia dan akhirat secara proporsional. Bulan Ramadhan menjadi bulan penelaahan Quran secara intensif, contohnya pada bulan ramadhan banyak dilakukan kegiatan tilawah qur an spt tadarusan, penghataman qur an di sholat taraweh dan lain sebagainya. Dengan penelaahan Al Quran ini maka pada dimensi pemikiran kualitas berpikir seorang muslim akan meningkat.

3. Pada dimensi fisik secara medis seorang beriman berkesempatan menyegarkan kembali tubuh dengan ibadah puasa dan keteraturan pola makan serta ritme kehidupan secara umum. Dalam kaitannya persiapan fisik ini, dalam riwayat disebutkan bahwa Rosul banyak melakukan puasa pada bulan syaban ini.. Ini menunjukkan adanya persiapan fisik. Contoh lain tentang anjuran menjaga kesehatan fisik ini seperti larangan puasa wishol atau bersambung (siang malam tanpa berbuka), anjuran untuk menjaga makan sahur, keseimbangan untuk tidur siang sebagai persiapan sholat malam dan lain sebagainya .

sumber: kajian kalam online